Megapolitan.co – Sebanyak 75 motif Batik Banten kini telah resmi memperoleh pengakuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari pemerintah.
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan Batik Banten ke tingkat nasional melalui pembukaan stan khusus pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.
Stan Batik Banten dibuka secara resmi dengan izin langsung dari Gubernur Banten dan ditampilkan dalam rangkaian acara puncak HPN yang digelar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Senin 9 Febuari 2026.
Kehadiran stan ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat identitas budaya Banten di hadapan peserta dari seluruh Indonesia.
Peringatan Hari Pers Nasional tidak hanya menjadi ruang refleksi bagi insan pers, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi budaya daerah.
Batik Banten menjadi salah satu produk budaya yang menarik perhatian pengunjung karena telah memiliki perlindungan hukum atas motif-motif khasnya.
Humas Batik Banten, Saifun Nufus, mengatakan pengakuan HKI terhadap 75 motif tersebut merupakan langkah penting dalam menjaga warisan budaya daerah agar tidak diklaim pihak lain.
“Sebanyak 75 motif Batik Banten saat ini sudah resmi memiliki hak kekayaan intelektual. Ini menjadi kebanggaan sekaligus bentuk perlindungan terhadap identitas budaya Banten,” ujar Saifun.
Ia menjelaskan, Batik Banten memiliki tiga ciri khas utama yang membedakannya dengan batik dari daerah lain di Nusantara, yakni motif, filosofi, dan warna. Motif Batik Banten terinspirasi dari berbagai benda serta situs bersejarah peninggalan Kesultanan Banten.
“Setiap motif Batik Banten memiliki filosofi dan nilai sejarah yang kuat karena diambil dari peninggalan dan perjalanan sejarah Kesultanan Banten,” katanya.
Selain motif, warna abu-abu yang dominan pada Batik Banten juga memiliki makna tersendiri. Warna tersebut melambangkan karakter masyarakat Banten yang hidup sederhana, namun memiliki semangat dan kemauan yang kuat.
Dalam peringatan HPN 2026 ini, peserta dari 34 provinsi di Indonesia tampak antusias mengunjungi stan Batik Banten. Tidak sedikit pengunjung yang membeli batik khas Banten sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya daerah.
“Antusiasme peserta sangat tinggi. Ini menunjukkan Batik Banten semakin dikenal dan diminati secara nasional,” ujar Saifun.
Melalui momentum Hari Pers Nasional, Batik Banten diharapkan semakin dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dan mampu memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan pelaku UMKM di sektor batik.






Tinggalkan Balasan