Pernyataan itu kemudian memicu berbagai respons dari masyarakat. Sebagian pihak menilai temuan tersebut perlu diusut secara serius, sementara sebagian lainnya meminta agar publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum fakta-fakta terungkap.
Mobil yang Digunakan Menjadi Sorotan
Di tengah ramainya pembahasan mengenai alat pelacak, perhatian publik juga tertuju pada kendaraan yang digunakan Tiyo saat perangkat tersebut ditemukan.
Sejumlah pemberitaan menyebut kendaraan itu merupakan mobil pinjaman. Informasi tersebut kemudian memunculkan berbagai pertanyaan baru mengenai asal-usul perangkat pelacak yang ditemukan.
Status kendaraan sebagai mobil pinjaman dinilai menjadi aspek penting dalam memahami kasus ini. Sebab, belum dapat dipastikan sejak kapan alat tersebut berada di kendaraan dan siapa yang pertama kali memasangnya.
Fakta bahwa kendaraan tersebut bukan kendaraan yang secara langsung dapat dikaitkan dengan aktivitas demonstrasi yang baru saja diikuti Tiyo membuat ruang kemungkinan menjadi lebih luas.
Dengan belum adanya hasil penyelidikan resmi, berbagai asumsi mengenai kapan alat dipasang dan siapa yang bertanggung jawab masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.
Asal-usul PBX Finder Masih Belum Terungkap
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun hasil pemeriksaan forensik yang mampu mengungkap identitas pemasang alat pelacak tersebut.
Sejumlah media yang memberitakan kasus ini juga menegaskan bahwa asal-usul perangkat masih belum diketahui.
“Hingga saat ini belum diketahui secara pasti siapa yang memasang perangkat tersebut maupun sejak kapan alat itu berada di kendaraan Tiyo,” tulis Sketsa Nusantara dalam laporannya.
Kondisi itu membuat berbagai tudingan yang berkembang di media sosial masih berada pada ranah dugaan yang belum dapat dibuktikan secara hukum.






Tinggalkan Balasan