Megapolitan.co – Foto perayaan Timnas Indonesia usai meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 ramai diperbincangkan di media sosial. Salah satu yang menjadi sorotan adalah tidak terlihatnya Presiden Prabowo Subianto dalam foto perayaan yang beredar.
Prabowo kemudian disebut “dicrop” dari foto tersebut. Narasi itu memunculkan berbagai komentar warganet yang mempertanyakan keberadaan Presiden dalam momen perayaan kemenangan skuad Garuda.
Polemik bermula dari unggahan akun X @apipgavi_ yang menyoroti foto perayaan juara yang diunggah akun sepak bola 433.
Foto tersebut tidak memperlihatkan sosok Prabowo sehingga kemudian dikaitkan dengan dugaan bahwa Presiden sengaja dicrop dari dokumentasi perayaan.
Pembahasan di kolom komentar pun berkembang dengan beragam respons. Sebagian warganet mempertanyakan kehadiran Prabowo dalam selebrasi pemain, sedangkan komentar lainnya berkembang menjadi kritik yang bersifat personal terhadap Presiden.
Namun, komentar yang muncul di media sosial tersebut merupakan opini pengguna. Hal itu tidak dapat secara otomatis dijadikan dasar untuk menyimpulkan alasan Prabowo tidak terlihat dalam sebuah foto.
Jika rangkaian peristiwa dilihat secara utuh, Prabowo diketahui memang hadir dalam seremoni resmi setelah Indonesia memastikan gelar juara.
Timnas Indonesia mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah pertandingan berakhir 2-2 hingga 120 menit di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026.
Setelah pertandingan selesai, Prabowo turun ke lapangan bersama Presiden FIFA Gianni Infantino dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.
Sebelum prosesi penyerahan trofi berlangsung, Prabowo dan Infantino mengikuti rangkaian pengalungan medali kepada pemain Thailand, kemudian dilanjutkan kepada para pemain Timnas Indonesia.
Setelah rangkaian pengalungan medali selesai, para pemain Timnas Indonesia berkumpul di atas panggung perayaan.
Prabowo bersama Infantino kemudian turut membawa trofi juara menuju panggung. Keduanya sempat memegang dan mengangkat trofi tersebut di hadapan pemain serta ofisial Timnas Indonesia.
Dengan demikian, kehadiran Prabowo dalam prosesi penyerahan trofi merupakan bagian dari rangkaian seremoni resmi setelah pertandingan. Kehadirannya bukan sekadar berada di tengah selebrasi pemain tanpa konteks.
Dokumentasi ANTARA juga memperlihatkan Prabowo bersama Gianni Infantino saat menyerahkan piala kepada pemain Timnas Indonesia.
Hal lain yang perlu diperhatikan dalam melihat polemik tersebut adalah rangkaian peristiwa setelah prosesi penyerahan trofi.
Berdasarkan laporan detikNews, setelah penyerahan trofi dan perayaan juara selesai, Prabowo meninggalkan lokasi.
Fakta tersebut menjadi konteks penting ketika muncul anggapan bahwa Presiden sengaja bertahan di tengah para pemain untuk mengambil sorotan.
Sementara itu, detikSport mencatat Prabowo sempat melakukan selebrasi dari tribune setelah Indonesia memastikan kemenangan melalui adu penalti.
Presiden kemudian ikut menuju podium juara, mengalungkan medali dan mengangkat trofi bersama Kevin Diks dan para pemain Timnas Indonesia.
Prabowo sendiri menempatkan keberhasilan para pemain sebagai hal utama dalam pernyataannya seusai pertandingan. Ia menyebut kemenangan atas Thailand sebagai pencapaian bersejarah.
“Saya kira membanggakan, dan ini contoh ya, contoh semangat tidak mengenal menyerah,” kata Prabowo seusai menyaksikan pertandingan di SUGBK, seperti dikutip ANTARA.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Indonesia meraih gelar perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
Kemenangan atas Thailand sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk meraih gelar di level Asia Tenggara.
Karena itu, sebuah foto yang tidak menampilkan Prabowo tidak serta-merta dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa Presiden sengaja dicrop karena tidak diinginkan berada dalam perayaan.
Tanpa adanya bukti mengenai proses penyuntingan foto tersebut, klaim itu masih berada dalam ranah narasi yang berkembang di media sosial.
Konteks secara keseluruhan menunjukkan Prabowo hadir dalam kapasitas mengikuti seremoni resmi, turut menyerahkan trofi kepada Timnas Indonesia, kemudian meninggalkan lokasi setelah rangkaian acara tersebut selesai.
Sementara pusat perayaan tetap berada pada pemain dan ofisial Timnas Indonesia yang berhasil membawa Indonesia mencetak sejarah sebagai juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
Tinggalkan Balasan