Megapolitan.co – Bank Mandiri Cabang Pati akan menjadi lokasi aksi demonstrasi yang disiapkan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) selama empat bulan.

Aksi tersebut digelar untuk menyampaikan aspirasi terkait pelayanan dan keterbukaan pengelolaan bank.

Rencana tersebut disampaikan AMPB melalui materi publikasi aksi yang beredar. Dalam poster itu terdapat tulisan “Mandiri OTW Bangkrut?” yang menjadi salah satu pesan kritik yang dibawa massa.

Koordinator aksi AMPB menyampaikan bahwa demonstrasi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial masyarakat. Mereka meminta pihak Bank Mandiri Cabang Pati memberikan penjelasan secara terbuka mengenai pelayanan dan pengelolaan bank.

Durasi aksi yang direncanakan mencapai empat bulan menunjukkan AMPB akan menyampaikan tuntutannya secara berkelanjutan di depan kantor cabang tersebut. Materi aksi juga diarahkan pada permintaan transparansi kepada pihak Bank Mandiri.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Bank Mandiri Cabang Pati mengenai rencana demonstrasi yang disiapkan AMPB.

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi secara terpisah menyatakan dukungan terhadap gerakan yang dilakukan AMPB.

Menurut dia, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, terlebih ketika menyangkut lembaga keuangan milik negara.

“Saya mendukung penuh gerakan AMPB. Bank Mandiri itu adalah bank BUMN, milik rakyat. Jadi wajar jika masyarakat Pati meminta transparansi dan akuntabilitas. Kalau ada indikasi pelayanan yang buruk atau pengelolaan yang tidak beres, masyarakat berhak untuk bersuara dan mengawalnya,” ujar Uchok, Selasa (6/10/2026).

Ia menegaskan, pernyataan mengenai “bangkrut” yang disampaikan AMPB sebaiknya dipandang sebagai peringatan bagi manajemen Bank Mandiri, bukan semata-mata sebagai pernyataan mengenai kondisi keuangan bank.

“Jangan sampai isu itu benar-benar terjadi karena kredit macet atau tata kelola yang buruk. Justru demo 4 bulan ini harus dijadikan momentum oleh Kantor Pusat Bank Mandiri di Jakarta untuk turun langsung melakukan audit internal di Cabang Pati. Buka datanya secara transparan, sehingga tidak menimbulkan spekulasi liar di masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Uchok meminta Aparat Penegak Hukum dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ikut memantau perkembangan situasi tersebut. Menurutnya, pengawasan diperlukan untuk memastikan hak-hak nasabah Bank Mandiri di Pati tetap terjamin.

“Kita kawal bersama. Gerakan AMPB ini positif untuk menjaga agar bank plat merah tetap sehat dan berpihak pada rakyat,” pungkasnya.

 

Megapolitandotco
Editor