Megapolitan.co – Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan seruan boikot produk Indonesia yang ramai disuarakan warganet Malaysia tidak memengaruhi aktivitas perdagangan kedua negara.
Pemerintah menilai reaksi tersebut hanya bersifat sementara dan belum berdampak terhadap kegiatan bisnis di lapangan.
“Saya kira tidak (berdampak). Ini kan mungkin hanya respons sesaat saja,” kata Budi kepada wartawan, dikutip Sabtu (10/10/2026).
Untuk memastikan kondisi perdagangan tetap terkendali, Budi mengaku telah berkoordinasi dengan Atase Perdagangan dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan situasi sekaligus mengetahui dampak seruan boikot terhadap produk asal Indonesia.
Berdasarkan hasil pemantauan yang diterimanya, kegiatan perdagangan antara Indonesia dan Malaysia masih berlangsung normal. Hingga saat ini, tidak ditemukan persoalan yang mengganggu aktivitas perdagangan kedua negara.
“Enggak ada masalah, oke aja,” kata Budi.
Seruan boikot tersebut mencuat di media sosial Malaysia setelah Tim Nasional Indonesia memastikan langkah ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Persaingan di arena olahraga itu kemudian meluas ke ranah ekonomi dan budaya, dengan sejumlah warganet menyerukan pembatasan terhadap produk dan karya asal Indonesia.
Beberapa merek Indonesia yang menjadi sasaran seruan boikot antara lain Indomie, Kopi Kenangan, J.Co Donuts, Garuda Indonesia, dan Eiger. Merek-merek tersebut diketahui memiliki pasar atau konsumen di Malaysia.
Sentimen negatif yang berkembang di media sosial tidak hanya menyasar produk komersial. Sejumlah warganet juga menyerukan pembatasan pemutaran musik, penyelenggaraan konser, hingga penampilan artis Indonesia di industri hiburan Malaysia.
Meski demikian, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa aktivitas perdagangan bilateral masih berjalan sebagaimana mestinya.
Kemendag terus memantau perkembangan situasi untuk memastikan dinamika di media sosial tidak berkembang menjadi gangguan nyata terhadap hubungan ekonomi kedua negara.
Tinggalkan Balasan