Megapolitan.co – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 yang digelar Kodim 0623 Cilegon memberikan layanan pembuatan akta kelahiran gratis.

Program tersebut menyasar anak-anak usia sekolah, santri, hingga penghuni panti asuhan yang belum memiliki dokumen kependudukan resmi.

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cilegon selama Mei 2026 di lokasi pelaksanaan TMMD.

Komandan Kodim 0623 Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori mengatakan TMMD Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar kebutuhan dasar masyarakat.

Ia pun menekankan pentingnya akta kelahiran sebagai identitas dasar warga negara.

“Dokumen ini sangat penting untuk berbagai keperluan, mulai dari pendaftaran pendidikan, akses layanan kesehatan hingga urusan administrasi lainnya,” katanya, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, banyak warga yang masih terkendala dalam membuat akta kelahiran, sehingga enggan mengurus dan lebih memilih mengabaikan.

“Banyak warga yang belum mengurusnya karena terkendala jarak, biaya maupun kurangnya informasi. Oleh karena itu kami menghadirkan layanan ini langsung ke tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia memastikan proses pengurusan dibuat praktis agar mudah dijangkau masyarakat. Warga hanya perlu melengkapi persyaratan, sementara petugas akan membantu hingga dokumen selesai tanpa biaya.

Respons positif datang dari warga. Siti, salah satu penerima manfaat, mengaku terbantu dengan layanan tersebut.

“Sekarang semuanya jadi lebih mudah dan hemat. Terima kasih kepada TNI dan pemerintah yang telah memperhatikan kebutuhan kami warga kecil,” ungkapnya.

Sejauh ini, lebih dari 150 permohonan telah masuk dan sedang diproses. Dokumen yang rampung nantinya akan langsung diserahkan kepada pemiliknya.

Program ini tidak hanya mempercepat akses layanan administrasi, tetapi juga memperkuat kedekatan antara TNI dan masyarakat.

TMMD pun kembali menunjukkan perannya, bukan sekadar membangun fisik desa, tetapi juga menjawab kebutuhan sosial warga secara nyata.

megapolitanco
Editor