Megapolitan.co – Proses pemulihan wilayah Aceh pascabanjir bandang akhir November 2025, terus dipercepat. Sejak 30 Januari 2026, sebanyak 15 kabupaten/kota telah memasuki fase transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan.
Salah satu fokus utama pemerintah dalam tahap ini adalah mengembalikan konektivitas wilayah melalui perbaikan jalan dan jembatan yang rusak atau terputus akibat bencana.
Untuk mendukung percepatan tersebut, personel TNI dikerahkan ke berbagai daerah terdampak dan bekerja langsung bersama masyarakat setempat.
Kegiatan gotong royong terlihat di sejumlah titik. Di Desa Burni Bius, Silih Nara, Aceh Tengah, TNI dan warga mengangkut material serta melakukan pengecoran fondasi jembatan.
Aktivitas serupa juga berlangsung di Desa Burlah, Kecamatan Ketol, tempat pembangunan jembatan gantung tengah dikebut.
Di Kabupaten Bireuen, tepatnya Desa Ara Bungong, Kecamatan Peudada, personel TNI bersama warga menyelesaikan pekerjaan fondasi jembatan gantung.
Sementara itu, kebersamaan yang sama tampak di Desa Uyem Beriring, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, dengan aktivitas pengangkutan batu fondasi dan penyiapan lokasi pembangunan.
Pemasangan lantai jembatan gantung juga dilakukan di Desa Batu Sumbang dan Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur. Di wilayah lain, yakni Desa Gumpang Lempuh, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, prajurit dan warga membentuk barisan panjang untuk mengoper ember berisi pasir tanpa sekat.
Partisipasi masyarakat terlihat jelas di Desa Blangtemung, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, saat warga membantu memindahkan tiang besi untuk pembangunan jembatan darurat. Berkat kolaborasi tersebut, sejumlah proyek infrastruktur dapat diselesaikan lebih cepat.
Di Desa Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, pembangunan jembatan dilaporkan hampir rampung. Personel TNI tampak membersihkan sisa material guna memastikan jembatan dapat digunakan masyarakat secara aman.
Selain jembatan, TNI juga terlibat dalam pemulihan infrastruktur lain. Di Desa Jambak, Kecamatan Pante, Kabupaten Aceh Barat, alat berat Zeni TNI AD dikerahkan untuk membangun tanggul serta memindahkan badan jalan yang rusak akibat terjangan banjir.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat ini menjadi bagian dari upaya negara dalam mempercepat pemulihan pascabencana, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar negara hadir dan bergotong royong bersama rakyat dalam menghadapi masa sulit.






Tinggalkan Balasan