Megapolitan.co – Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakibatkan 20 rumah warga rusak. Satu orang juga mengalami luka ringan setelah tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa terjadi.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan pendataan sementara menunjukkan 19 rumah mengalami rusak ringan dan satu rumah rusak sedang.
“Berdasarkan hasil pendataan sementara di lapangan, di Kabupaten Sumba Barat Daya tercatat 20 unit rumah terdampak, terdiri dari 19 unit rusak ringan dan 1 unit rusak sedang. Kerusakan rumah tersebut tersebar antara lain di Desa Waikadada, Weerena, Bondo Kodi, dan Homba Karipit,” ujar Berton dalam keterangannya, dikutip Senin (5/10/2026).
Selain rumah warga, gempa turut merusak sejumlah fasilitas umum. Tiga fasilitas ibadah mengalami kerusakan ringan, yakni Gereja Pantekosta Victory Billa Cenge, Gereja Pantekosta Jata Ngedo Bila Cenge, dan Gereja Katedral Waitabula. Dampak lainnya tercatat di SDK Manu Toghi dan Balai KB Desa Wallandimu.
Di Kabupaten Sumba Barat, tiga unit rumah/asrama Koramil dilaporkan mengalami kerusakan ringan. Dua bangunan KDKMP juga terdampak dengan kondisi plafon jebol dan tembok retak.
Satu warga yang tertimpa reruntuhan mengalami luka ringan. Korban telah mendapatkan penanganan medis dan diperbolehkan menjalani rawat jalan. Hingga kini, tidak ada laporan korban meninggal dunia ataupun mengalami luka berat.
Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di wilayah Sumba Barat Daya dan Sumba Barat. Sejumlah warga sempat keluar dari rumah saat gempa berlangsung. Getaran juga dirasakan cukup kuat di kawasan pesisir bagian barat Pulau Sumba.
BNPB menyebut belum ada laporan mengenai potensi tsunami. Posko awal penanganan bencana telah didirikan di Lapangan Makodim 1629/Sumba Barat Daya.
Sebanyak 173 personel disiagakan untuk mendukung pemantauan serta penanganan kondisi darurat.
Masyarakat diminta tetap tenang, mengantisipasi kemungkinan gempa susulan, dan tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman.
Tinggalkan Balasan