Megapolitan.co – Sebanyak 15 penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang, Sumatera Selatan, terdampak kabut asap hingga Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB.
Jarak pandang yang turun menjadi 400 meter menyebabkan sejumlah penerbangan mengalami penundaan demi menjaga keselamatan penerbangan.
Dampak kabut asap tersebut juga dikeluhkan sejumlah penumpang melalui media sosial Threads. Mereka mengungkapkan jadwal keberangkatan yang tertunda, ruang tunggu yang penuh, hingga pesawat yang kesulitan mendarat.
Akun Threads @vinadenia mengungkapkan kondisi di bandara yang dipadati penumpang akibat penundaan penerbangan. Bahkan, menurut unggahannya, sejumlah penumpang ditawari pengembalian dana karena tidak bisa berangkat.
“Semua flight delay. Semua ruang tunggu, mau resto sampai lounge pun full. Tadi sampai ada yang ditawarin refund karena ga bisa terbang, semua gara-gara asap,” tulis akun Threads @vinadenia dalam utas yang diunggah pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Keluhan serupa disampaikan akun @kik******i yang menyebut penerbangan Garuda Indonesia GA101 pada pagi hari baru berangkat setelah mengalami penundaan selama beberapa jam.
“Penerbangan GA101 tanggal 8 Oktober 2026 pagi pukul 09.22 WIB setelah tertunda sejak pukul 06.30 WIB. Ternyata setelah penerbangan ini, tidak ada penerbangan dari dan ke Palembang sampai sore,” tulis akun @kik******i.
Sementara itu, akun Threads @din******_ menceritakan pesawat yang ditumpanginya sempat berputar-putar di udara selama sekitar 30 menit karena kondisi kabut asap menghambat proses pendaratan.
“Pesawat sampai diputerin 30 menit karena enggak bisa landing akibat kabut asap yang parah banget. Sampai kapan nih kita menghirup asap ini? Kangen Palembang langitnya biru,” tulisnya.
Akun @vin****_ juga menyampaikan bahwa penerbangan dari Palembang menuju Jakarta mengalami penundaan. Ia menyarankan calon penumpang mempertimbangkan penerbangan pagi untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan jadwal.
“Penerbangan Palembang ke Jakarta delay semua, cuma ada flight di jam 6 tadi itu pun berangkat jam 8 pagi dengan kondisi asap gini. Better ambil penerbangan pagi guys, kalau emang perlu buat antisipasi,” tulis akun Threads @vin****_.
Akun tersebut kemudian menambahkan bahwa hingga pukul 15.55 WIB, belum ada kepastian mengenai penerbangan selanjutnya.
“Bener-bener setelahnya enggak ada flight, udah dari pagi sampe sekarang 15.55 WIB belum ada keterangan. Semoga bisa flights dengan aman dan nyaman kita semua,” sambungnya.
General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, mengatakan penundaan dilakukan karena jarak pandang akibat kabut asap berada di bawah batas minimum yang dipersyaratkan untuk penerbangan.
“Penundaan keberangkatan yang disebabkan oleh terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat,” ujar Syaugi dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, jarak pandang di bandara pada siang hari tersebut hanya mencapai 400 meter, sedangkan batas minimum yang disebutkan pihak bandara adalah 600 meter.
“Jarak pandangnya hanya 400 meter siang ini. Penundaan ini terjadi akibat visibility below minimal atau jarak pandang di bawah standar minimal penerbangan yaitu 600 meter,” pungkasnya.
Pihak Bandara SMB II Palembang mengimbau penumpang untuk berkoordinasi dengan maskapai masing-masing dan memantau perkembangan jadwal penerbangan sebelum menuju bandara.
Gangguan penerbangan akibat kabut asap tersebut disebut telah terjadi selama delapan kali berturut-turut di Bandara SMB II Palembang.
Tinggalkan Balasan