Megapolitan.co – Kabar duka datang dari kegiatan Audax Jogja 200 yang digelar pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Seorang peserta bernama Astaria dikabarkan meninggal dunia saat mengikuti kegiatan bersepeda jarak jauh tersebut.

Kabar tersebut beredar melalui sejumlah unggahan di media sosial Threads. Salah satunya berasal dari akun @wahyu**** yang menyebut Astaria sebagai peserta Audax 200 dan meminta publik mendoakan almarhumah.

“Innalilahi wa innailaihi raji’un, Astaria (peserta audax 200) meninggal dunia,” tulis akun tersebut dalam unggahannya, dikutip Senin (5/10/2026).

Ucapan belasungkawa juga disampaikan akun @anantha*****. Akun tersebut mengaku turut berduka setelah mendengar kabar mengenai peserta Audax Jogja yang meninggal dunia.

Sementara itu, akun @vero******* mengungkapkan bahwa dirinya sempat bertemu dengan Astaria dua hari sebelum kegiatan Audax Jogja 200 berlangsung. Pertemuan itu terjadi ketika Astaria sedang menjalani latihan untuk menghadapi kegiatan tersebut.

Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut sempat memiliki rencana untuk kembali bersepeda bersama Astaria setelah Audax selesai. Namun, rencana itu tidak terealisasi dan pertemuan tersebut menjadi yang terakhir.

Informasi lain yang beredar di media sosial menyebut kejadian tersebut berkaitan dengan masalah pada rem sepeda. Namun, sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi yang dapat memverifikasi secara independen penyebab maupun kronologi kecelakaan tersebut.

Audax merupakan kegiatan bersepeda jarak jauh yang berbeda dengan balapan. Audax Randonneurs Indonesia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki batas waktu penyelesaian, sementara keberhasilan peserta ditentukan dari kemampuan menyelesaikan rute dalam batas waktu yang telah ditetapkan.

Untuk format BRM 200, Audax Club Parisien menetapkan batas waktu penyelesaian selama 13 jam 30 menit. Adapun rute dan jarak yang ditempuh peserta dapat berbeda sesuai penyelenggaraan masing-masing kegiatan.

Kabar meninggalnya Astaria kemudian mendapat respons dari komunitas pesepeda yang mengenalnya. Sejumlah pengguna Threads menyampaikan belasungkawa serta doa bagi almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan.