Megapolitan.co – Aparat Satlantas Polres Lebak menghentikan ratusan kendaraan pickup yang kedapatan mengangkut penumpang di jalur wisata Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

Penindakan dilakukan di ruas Jalan Raya Rangkasbitung–Pandeglang yang menjadi akses utama menuju kawasan wisata, khususnya pantai di selatan Banten.

Kegiatan tersebut berlangsung pada H+3 Lebaran, saat arus kendaraan menuju destinasi wisata meningkat tajam.

Petugas terlihat menghentikan kendaraan pickup untuk memberikan edukasi kepada pengemudi terkait risiko membawa penumpang di bagian belakang kendaraan.

Berdasarkan pendataan di lapangan, lebih dari 200 kendaraan pickup melintas sejak pagi hingga siang hari.

Kendaraan tersebut diketahui membawa penumpang dari berbagai daerah, mulai dari warga lokal hingga wisatawan asal Tangerang, Jakarta, dan Bogor.

Selain melakukan penindakan, polisi juga menempatkan personel di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi kemacetan serta mengatur kelancaran arus lalu lintas di jalur tersebut.

Kasatgas Kamseltibcar Lantas Polres Lebak, Ipda Edi Sukaryadi, menyebut lonjakan kendaraan mulai terjadi sejak hari ketiga Lebaran, terutama dari arah Jakarta.

Menurutnya, masih banyak kendaraan pickup yang digunakan untuk mengangkut penumpang sehingga perlu dilakukan tindakan tegas sekaligus edukatif.

“Terjadi lonjakan kendaraan dari arah Jakarta sejak hari ketiga Lebaran, termasuk kendaraan pickup yang masih digunakan untuk mengangkut penumpang, sehingga petugas melakukan pemberhentian,” ujar Edi, Senin (23/3/2026).

Ia menegaskan, kendaraan pickup sejatinya diperuntukkan sebagai kendaraan barang, bukan untuk mengangkut orang. Penggunaan yang tidak sesuai fungsi dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan.

“Jika terjadi kecelakaan, berpotensi menimbulkan korban dengan tingkat fatalitas tinggi. Kami mengimbau pengemudi agar tidak membawa orang di kendaraan barang karena dapat mengakibatkan kecelakaan fatal,” tandasnya.

megapolitanco
Editor